11 Pasien Sembuh Lagi di Batam, yang Dirawat Kini Tinggal 47 Orang

0
36

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Semoga ini pertanda Corona segera angkat kaki dari Batam. Kamis (25 Juni) lalu tercatat 12 orang sembuh dari Covid-19. Disusul Jumat (26 Juni) 11 lagi warga sembuh dari paparan Coronavirus sehingga total menjadi 159 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat pasein dalam pengawasan yang dirawat di rumah sakit kini tinggal 47 orang. Yang terbanyak di Rumah Sakit Khusus Inveksi Galang, 41 orang.

“Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam menuju tren positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi sembuh yang merupakan terkonfirmasi positif nomor 59, 60, 61, 63, 177, 183, 187, 188, 190, 191 dan 197 yang saat ini dalam perawatan di rumah sakit,” kata Ketua Gugus Tugas Batam, H Muhammad Rudi (HMR).

Sebanyak 11 orang dinyatakan sembuh setelah dalam dua kali tes usap berturut-turut, hasilnya negatif.

Ia merinci dari 11 pasien yang sembuh Jumat ini, lima orang di antaranya adalah petugas yang bekerja di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam yaitu terkonfirmasi positif 177, 187, 188, 190 dan 191.

Kemudian dua orang pelajar yaitu terkonfirmasi positif nomor 59 dan 61, serta seorang berusia 19 tahun yang masih belum bekerja yaitu terkonfirmasi positif 197.

Lalu dua orang ibu rumah tangga, yaitu terkonfirmasi positif 60 dan 183 serta seorang karyawan, terkonfirmasi positif 63.

Dari 11 orang itu, enam orang di antaranya sembuh dalam perawatan RSBP Batam, dan lima lainnya sembuh dalam perawatan RS Khusus Infeksi COVID-19 Galang.

“Dengan demikian, berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan Laboratorium BTKLPP Batam tersebut, maka oleh tim medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari COVID-19,” kata dia.

Menurut Gugus Tugas, kondisi yang bersangkutan sehat dan stabil serta dalam persiapan kembali ke tempat tinggalnya guna melaksanakan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Meski mulai banyak pasien yang sembuh dari Covid-19, namun HMR tetap mengingatkan, agar jangan anggap remeh penyakit yang belum ada obatnya ini.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here