Ajak Pelaku Wisata Bangkit, Surjadi: Sektor Ini Amat Menjanjikan

0
93
Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Rd. Rita Ritasari dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi.

MEDAKONEWS.CO.ID, Tanjungpinang- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi menegaskan bahwa sektor pariwisata harus mulai digalakkan pasca Covid-19. Ia mengajak pelaku pariwisata mulai bangkit. Agar tidak semakin terpuruk.

“Pariwisata sekarang ini sektor yang menjanjikan. Bahkan, nantinya akan menjadi penghasil devisa terbesar,” katanya saat penutupan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kota Tanjungpinang, Kamis 23 Juli, di Hotel Aston.

Pelatihan diikuti 40 peserta dan dilaksanakan selama empat hari (sejak Senin, 20 Juli). Setelah dilatih, para peserta yang merupakan pengelola objek wisata ini kemudian mendapatkan pendampingan selama tiga bulan. Agar objek wisata yang dikelola menjadi wisata unggulan.

Surjadi mengatakan peserta pelatihan harus menjadi ujung tombak menggairahkan kembali ekonomi pariwisata. Ilmu yang didapat selama empat hari pelatihan harus betul-betul dimanfaatkankan.

“Pasca Covid-19 ini pariwisata Tanjungpinang harus bangkit. Dan untuk membangkitkan pariwisata, kelompok sadar pariwisata dan pramuwisata harus jadi ujung tombaknya,” katanya.

Peserta pelatihan

Surjadi menambahkan bahwa ditetapkannya pariwisata sebagai sektor utama ekonomi nasional bukan tanpa alasan. Belakangan ini pariwisata sedang tumbuh pesat. Pariwisata tidak hanya memberikan dampak langsung pada devisa dari kunjungan wisman, tapi juga produk domestik bruto (PDB) dari pergerakan wisatawan nusantara. Serta membuka lapangan kerja di sektor-sektor yang terkait dengan pariwisata.

“Dengan segala potensi yang ada, tentu kita mudah menggaet turis agar semakin banyak berkunjung. Termasuk memikat para investor,” ujarnya.

Salah satu pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Senggarang, Agung Hercules Setiawan, mengaku motivasinya kembali bangkit setelah mengikuti pelatihan. Bersama kelompoknya ia akan berusaha menerapkan ilmu yang didapat selama pelatihan.

“Daerah kita ini memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa. Investasi di sektor ini jelas akan menguntungkan,” katanya.

Agung bercerita bahwa ia sempat down akibat pandemi Covid-19. Sejumlah kegiatannya mandeg. Bahkan, katanya, kunjungan wisman ke Senggarang anjlok sejak adanya virus celaka ini.

“Sebelumnya Senggarang dikunjungi sekitar 500 wisman dalam sebulan. Sekarang tak ada lagi,” ujarnya getir.

Hadir pada penutupan Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Rd. Rita Ritasari, Kabid Destinasi dan Pemasaran Wisata Maswito, sejumlah Kasi dan tamu undangan lainnya.

Reporter: Anabella

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here