Akhirnya Batam Terbebas dari Zona Hitam Covid-19

0
58
Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi (kanan).

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Alhamdulillah. Setelah berbulan-bulan Batam menjadi zona merah bahkan hitam penyebaran Covid-19, kini berubah jadi zona kuning dan hijau.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Sabtu, 27 Juni 2020, memaparkan peta situasi Covid-19 terkini di tiap kecamatan, berubah jadi warna kuning cerah.

Padahal dua hari Sebelumnya beberapa kecamatan, seperti Batamkota, Batuampar, Bengkong, Sekupang dan Nongsa masih zona merah bahkan hitam.

Zona kuning artinya jumlah positif Covid-19 di sebuah kecamatan ada 1 hingga 10 orang. Sedangkan zona hijau, nol kasus.

“Semua ini tentu tak lepas dari peran warga Batam, khususnya masyarakat umum yang giat berdisiplin, serta tim medis sebagai petugas di garda terdepan,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR).

Menurutnya, pasien yang sembuh dari Covid-19 di Batam kian banyak daripada yang masih dirawat. Dalam tiga hari ini tercatat sudah 40 orang yang sudah boleh pulang dari rumah sakit.

Data Gugus Tugas merinci, Kamis (25 Juni) ada 12 orang, Jumat, 11 orang dan Sabtu, 17 orang yang sembuh dari virus yang belum ada vaksinnya ini.

Dengan demikian, total keseluruhan pasien yang sembuh ini ada 176 orang. Sedangkan yang masih dirawat tinggal 30 orang. Pasien terbanyak dirawat saat ini di Rumah Sakit Khusus Infeksi, kota Batam di Galang.

Adapun ke 17 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Sabtu, 27 Juni 2020, pukul 21.00 WIB, adalah kasus nomor 86, 93, 155, 157, 166, 169, 195, 198, 199, 200, 201, 202, 203, 204, 206, 207, dan 208 yang saat ini dalam perawatan pada Rumah Sakit di Kota Batam.

Yang menarik di antara yang sembuh ini ada turis asing, seorang perempuan bernama Anita Paul (46). Dia adalah warga negara Inggris yang ditetapkan kasus nomor 202.

Ada juga tenaga kerja asing dari Republik Rakyat Tiongkok, seorang laki-laki bernama Zhu Guanglei (33). Kasus nomor 204 ini bekerja di PT. FCS Kabil.

Ada juga penjual jamu gendong, Marni (57), kasus nomor 169, yang awal bulan lalu sempat menghebohkan.

Meski mulai banyak pasien yang sembuh dari Covid-19, HMR tetap mengingatkan agar jangan anggap remeh penyakit yang belum ada obatnya ini.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here