Batam Ditarget Jadi Pilot Project Kota Lengkap

0
148

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam– Batam ditarget menjadi proyek rintisan (pilot project) kota lengkap terkait pendaftaran tanah pada 2020.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Memby Untung Pratama mengatakan syaratnya semua bidang tanah harus terdaftar dan tervalidasi 100 persen.

“Tidak ada sengketa maupun tumpang tindih,” katanya di Batam Centre, Jumat, 27 Desember 2019.

Jumlah tanah di Batam, menurut Memby, berkisar 300 ribu bidang. Hingga saat ini tersisa 5-10 persen tanah yang belum terdaftar. Tahun depan direncanakan 8.000 bidang tanah didaftarkan melalui program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) ini.

Saat ini, ujar Memby, BPN Batam mempunyai beberapa program andalan. Di antaranya zona nilai tanah elektronik (ZNT-el) dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah elektronik (SKPT-el) yang baru berjalan. Dan, hak tanggungan elektronik (HT-el) yang sudah lebih dulu diterapkan di BPN Batam.

“Untuk tiga pelayanan itu masyarakat, PPAT (pejabat pembuat akta tanah) tidak perlu lagi datang ke Kantor Pertanahan. Cukup melalui aplikasi. Bayarnya juga langsung ke bank atau melalui ATM atau mobile banking. Produknya juga langsung download, tidak perlu ke kantor pertanahan,” kata Memby.

Kepala BPN Kepri, Asnawati menyebutkan dengan layanan HT-el ini BPN Batam menjadi kantor pertanahan yang menerbitkan sertifikat hak tanggungan tertinggi se-Indonesia. Yakni 1.401 sertifikat hak tanggungan.

“Kantor Pertanahan Batam juga baru saja launching hak tanggungan dan zona nilai tanah elektronik. Ini pertama dan satu-satunya se-Indonesia,” sebutnya.

Di Kepri, sambung Asnawati, terdapat 783 ribu bidang tanah. Sekitar 73 persen di antaranya sudah terdaftar. Tersisa 209 ribuan bidang tanah yang belum terdaftar sampai saat ini.

“Target kami tahun ini untuk pengukuran 113.889 bidang terealisasi 100,6 persen. Penerbitan sertifikat hak atas tanah ditargetkan 87 ribu bidang, terealisasi 69 persen. Lebih kecil dari pengukuran karena masyarakat pemilik tanah berada di luar tempat,” tuturnya.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here