Diseminasi dan Promosi Paten, Kemenkumham Kepri Teken PKS dengan Dua Universitas

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri terus berupaya memberikan pemahaman agar mendaftarkan paten di bidang teknologi dan riset. Sebagai jaminan kepastian hukum bagi pemilik hak kekayaan intelektual.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Darsyad mengatakan paten adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi.

Paten merupakan salah satu dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dilindungi.

“Dan ini (perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual) indikator kemajuan suatu negara,” kata Darsyad ketika membuka Diseminasi dan Promosi Paten yang digelar di Da Vienna Hotel, Batam, Selasa, 16 Maret 2021.

Diseminasi dan Promosi Paten ini digagas bersama antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kanwil Kemenkumham Kepri. Temanya: “Kita Tingkatkan Pendaftaran Paten Provinsi Kepri di Tahun Paten Nasional.”

Kegiatan disejalankan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenkumham dengan dua universitas, yakni Politeknik Negeri Batam dan Universitas Riau Kepulauan tentang Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual dan Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual.

Darsyad menjelaskan pemerintah telah membuat regulasi yang memberikan keberpihakan kepada periset dan inventor. Maka, ia mengajak masyarakat untuk melindungi hasil inovasi dan risetnya di bidang teknologi dengan mendaftarkan paten.

“Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menikmati hak ekonomi dan mencegah terjadinya pengalihan hak atas paten tersebut kepada orang lain,” katanya.

Adapun dalam pengajuan permohonan paten invensi, menurut Darsyad, harus dituang dalam sebuah spesifikasi. Penyusunan spesifikasinya (drafting paten) harus baik dan lengkap. Begitu juga dengan mekanisme penyusunan spesifikasi dokumennya.

Ia berharap dari kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi dan lembaga penelitian dan pengembangan daerah, ini memberi dampak positif pada peningkatan daftar paten di Kepri.

Demi suksesnya Diseminasi dan Promosi Paten, panitia menghadirikan narasumber, antara lain Dadan Samsudin Pemeriksa Paten Ahli Utama, Florianus Yudhi Priyo Amboro Dosen Universitas Internasional Batam, dan Prof. Elok Zubaidah Ketua Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Brawijaya, Malang.

Sementara peserta berasal dari perguruan tinggi Batam dan Tanjungpinang, OPD, Sentra KI Perguruan Tinggi, UKM/IKM binaan, Unit Pelayanan Teknis di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kepri di Batam dan stakeholder terkait.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here