Ditandai Pemasangan PAL, Persoalan Tujuh Kampung Tua di Batam Beres

0
106

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Pemerintah Kota Batam telah membereskan persoalan tujuh Kampung Tua yang berurusan dengan hutan lindung. Tujuh Kampung Tua tersebut, yakni Tereh, Teluk Lengung, Dapur 12, Tanjunggubdap, Tiangwangkang, Setengar, dan Belian.

Penyelesaian persoalan ditandai Pemasangan Batas Definitif (PAL) Kawasan Hutan yang digelar di Kampung Tua Tereh, Nongsa, Jumat, 27 November 2020.

Sekretaris Dinas Pertanahan Batam, Ismet Ismail, mengatakan hal ini sebagai bukti Pemko Batam, melalui kebijakan wali kota, memang bertekad menyelesaikan persoalan Kampung Tua di Batam.

Ismet mengaku semua kegiatan berdasarkan program tahun ini dan menggunakan APBD- Perubahan 2020.

“Kita sudah siapkan anggaran, dan yang di lapangan sudah ada tim dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XII-Kepri, BPN, serta Dinas Pertanahan Batam. Untuk saat ini, alhamdulillah, sudah tujuh Kampung Tua yang berurusan dengan hutan lindung clear,” katanya.

Ketua Umum Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail, mengatakan hal ini merupakan kegembiraan bagi RKWB yang selama ini terus mengawal proses sertifikasi Kampung Tua tersebut.

“Ini hasil perjuangan bersama: RKWB, Dinas Pertanahan, BPN, juga didukung penuh wali kota Batam,” kata Machmur.

Ia mengapresiasi Pemko Batam yang terus memperjuangkan sertifikasi Kampung Tua. Machmur berharap 37 Kampung Tua yang direkomendasikan segera selesai secara keseluruhan. RKWB juga berkomitmen mengawal 37 Kampung Tua itu.

Pemko Batam secara bertahap terus mengupayakan penyelesaian persoalan Kampung Tua agar mendapat sertifikat. Sejauh ini Kampung Tua yang sudah mendapat sertifikat, yakni Tanjung Riau, Seibinti, Tanjunggundap, Nongsa Pantai, Punggur, Tiangwangkang, dan Tanjung Piayu Laut.

“Kita harapkan, semua program ini didukung penuh oleh masyarakat Kampung Tua,” ujar Ismet.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here