Dua Pencaker di Batam Positif Covid, Salah Satunya dari Surabaya

0
86

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merilis dua tambahan pasien Covid-19, Rabu, 8 Juli 2020.

Dua pasien tersebut pendatang yang mencari kerja (pencaker) di Batam.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Muhammad Rudi mengatakan tambahan pasien ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

“Dua pasien baru merupakan laki- laki warga pendatatang yang hendak mencari kerja,” kata Wali Kota Batam tersebut.

Dua pasien ini, yakni IS (32 tahun), beralamat sementara di kawasan perumahan Jalan Bunga Mawar Baloi, Lubukbaja. IS merupakan kasus baru Covid-19 nomor 247 Kota Batam.

Berdasarkan hasil wawancara tim Gugus Tugas, yang bersangkutan sebelumnya berdomisili di Surabaya, Jawa Timur. Pindah ke Batam sejak 23 Juni 2020 untuk mencari kerja. Tapi hingga kini belum dapat.

“Pada 3 Juli 2020 yang bersangkutan memeriksakan diri ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan penerbangan ke Jakarta dengan hasil reaktif,” kata HMR.

Mengingat hasil RDT tersebut, HMR melanjutkan, Rumah Sakit Budi Kemuliaan menyerahkan pemantauan dan penanganannya ke Puskesmas Lubukbaja sesuai dengan domisili tempat tinggal yang bersangkutan.

Kemudian oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubukbaja yang bersangkutan dievakuasi ke rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang guna melaksanakan karantina.

“Selanjutnya pada 4Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokon terhadap yang bersangkutan di mana hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif,” ujar HMR.

Pasien kedua, AM (18 tahun). Beralamat sementara di kawasan perumahan Kaveling Kamboja, Sagulung. Ia kasus baru Covid-19 nomor 248 Kota Batam.

Yang bersangkutan mengatakan bahwa sebelumnya berasal dari Kota Baganbatu, perbatasan Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Utara. Sejak Maret 2020 pindah ke Batam mencari pekerjaan.

Di Batam yang bersangkutan mengaku tinggal di rumah saudaranya.

HMR mengungkapkan, kondisi dua pasien ini stabil, tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Mereka ditempatkan di ruang perawatan di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here