Gerak Cepat Selesaikan Banjir Sagulung

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Camat Sagulung Reza Khadafi langsung turun ketika mendapat laporan terjadi genangan air cukup tinggi di Kavling Mandiri, Kelurahan Seipelunggut, Sabtu, 20 Juni 2020.

Beberapa minggu belakangan Batam selalu diguyur hujan. Deras sekali.

“Ada tiga RT dengan sekitar 200 KK yang terdampak,” kata Camat Reza.

Masalah terjadi ketika pukul 08.00 WIB ada yang memblokir akses jalan raya Dapur 12 dengan ban, kayu dan pohon. Kemacetan parah pun tak bisa dielakkan. Massa yang memblokir jalan terus menyuarakan tuntutan agar saluran pelintas air segera diperbaiki. Agar saat hujan turun air tak lagi menggenangi rumah mereka.

Camat Khadafi pun langsung menuju lokasi. Bersama Kapolsek Sagulung dan perwakilan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air(BM-SDA). Ia mengupayakan agar dilakukan dialog.

“Cukup alot juga. Namun akhirnya tercapai kesepakatan sehingga akhirnya massa bersedia membuka blokade. Alhamdulillah,” ujarnya.

Hasil kesepakatannya begini: camat, lurah, dan perwakilan dari Dinas BM-SDA meneken pernyataan bahwa sebelum 2020 habis saluran pelintas tersebut diperbaiki.

“Tepat pukul 11.00 WIB jalan kembali dibuka, dan lalu lintas pun normal kembali,” kata Reza.

Wilayah Kavling Mandiri memang langganan banjir setiap kali hujan turun. Hal ini disebabkan box culvert atau pelintas jalan utama terlalu kecil. Sehingga tidak dapat menampung debit air yang datang setiap kali hujan.

Sebenarnya dalam setiap musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, hal tersebut sering diusulkan untuk bisa dibenahi. Namun belum terlaksana.

Bahkan di tahun 2019 lalu, Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad dan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin sudah meninjau langsung ke lokasi.

Solusinya pada saat itu langsung dilakukan tindakan teknis oleh Dinas BM-SDA menggunakan alat berat guna normalisasi, mengatasi pendangkalan dan membuat kolam ulakan.

Langkah selanjutnya akan ditindaklanjuti tahun ini dengan pembangunan sesuai kebutuhan teknis penanganan banjir di Kota Batam.

“Sebenarnya bukan tak dikerjakan, tapi tertunda karena fokus kita menyelamatkan seluruh warga dari Covid-19,” kata Sekda Batam, H Jefridin.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here