HAM Pantau Penyaluran BPNT di Bengkong

0
115

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) ingin jumlah keluarga pra sejahtera di Batam terus berkurang.

“Kita sama-sama bertekad, agar tahun depan penerima ini tak dapat lagi. Artinya, keluarga pra sejahtera yang ada saat ini sudah sejahtera tahun depan,” ujarnya saat memantau pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kaveling Arrahman, Tanjungbuntung, Bengkong, Jumat, 14 Agustus 2020.

Dengan makin banyaknya program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat diharapkan membuahkan hasil. HAM juga minta kesadaran masyarakat jika sudah mampu jangan lagi menerima bantuan.

“Kita tentu ingin keluar dari zona pra sejahtera ini. Pemerintah pun akan terus berupaya agar angka kemiskinan terus berkurang,” ujar Ketua Tim Pengentasan Kemiskinan Kota Batam tersebut.

Ia menyingung warga yang berpura-pura tidak mampu hanya untuk mendapatkan bantuan pemerintah. HAM tak ingin hal itu terjadi di Kota Batam.

Penyaluran BPNT di Kaveling Arrahman berjalan lancar. “Semoga warga bisa terbantu dengan adanya program ini. Untuk di Bengkong, ada 1.464 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dari total se-Batam 23.086 KPM,” kata HAM.

Nominal BPNT naik dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp110 ribu dan di awal 2020 Rp 150 ribu. Sejak Maret lalu, nominalnya naik jadi Rp200 ribu.

Bantuan rutin dicairkan setiap bulan dan langsung ditransfer ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kemudian dicairkan di agen atau e-warung yang sudah ditentukan.

Uang yang ditransfer hanya boleh ditukar atau dicairkan dengan empat jenis bahan pokok sesuai ketentuan: beras 10 kilogram, telur 1 papan, kacang hijau 1 kilogram, dan jeruk 1 kilogram.

Empat bahan pokok itu mewakili empat komponen: karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan vitamin.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here