Tahapan Pilkada Dimulai, KPU Batam Lantik PPS

0
68
WAKIL Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) saat memberi sambutan pada pelantikan PPS di Kantor Camat Sagulung. (Foto: Kata Batam)

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Tahapan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2020 kembali dimulai pascatertunda akibat pandemi corona virus disease (covid-19). Hal ini ditandai dengan pelantikan petugas pemungutan suara (PPS), Senin, 15 Juni 2020.

PPS merupakan petugas pemilihan yang ada di tingkat kelurahan. Tiap kelurahan terdapat tiga orang PPS.

Pelantikan PPS se-Kota Batam dibagi dalam lima lokasi. Yaitu di Kantor Camat Batam Kota untuk PPS di Kecamatan Batam Kota dan Lubukbaja. Kemudian pelantikan di Kantor Camat Nongsa untuk PPS wilayah kerja se-Kecamatan Nongsa, Batuampar, dan Bengkong.

Selanjutnya Kantor Camat Sagulung menjadi lokasi pelantikan PPS di Kecamatan Sagulung, Sei Beduk, dan Bulang. Kantor Camat Batuaji untuk pelantikan PPS Batuaji, Sekupang, dan Belakangpadang. Terakhir, khusus PPS yang bertugas di Kecamatan Galang dilantik di Kantor Camat Galang.

Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) yang hadir di pelantikan PPS di Kantor Camat Sagulung mengingatkan para petugas tentang imparsial non partisan. Kata-kata ini juga tertulis di pakta integritas yang harus ditandatangani PPS.

“Dalam pakta integritas berulang kali disebut kata kunci, imparsial nonpartisan. Bermakna bahwa tuan sekalian harus berlaku adil. Tidak mempertimbangkan A, B, C. Tidak melihat latar belakang siapa dan bagaimana. Tidak berpihak pada salah satu kandidat,” pesannya.

Ia mengatakan pada prinsipnya setiap orang memiliki amanah tugas masing-masing. Dan pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Maka ia berpesan agar jangan bermain-main soal tugas dan tanggung jawab itu.

“Negara akan hebat, memiliki pemimpin dahsyat, kalau dimulai dengan proses yang baik. Kalau pada awal input dilaksanakan dengan baik insya Allah outputnya, pemimpin yang dihasilkan, yang terpilih akan benar. Tapi kalau input salah jangan harap output betul,” tuturnya.

HAM juga berpesan agar PPS mempelajari seluruh regulasi yang ada dan ikuti regulasi tersebut. Jangan pernah lari atau menyimpang dari regulasi.

Kemudian PPS tidak boleh berpihak, harus menjaga independensi dan integritas. Selanjutnya laksanakan tiap tahapan dengan baik. Serta lakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan yang ada.

“Sekarang kita menyelenggarakan pilkada yang tidak biasa. Karena covid-19 jadi ada penundaan jadwal. Sekarang sudah dimulai kembali. Ada sejumlah tahapan yang harus Bapak Ibu cermati betul-betul, laksanakan dengan baik,” ingatnya.

Suami Hj Erlita Sari Amsakar ini jua mengingatkan agar PPS memegang teguh azas penyelenggaraan langsung umum bebas rahasia jujur dan adil. Inilah yang jadi standarisasi dalam pola sikap dan prilaku.

“Saya atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Kota Batam menitipkan kepada Bapak Ibu sekalian amanah untuk menyelenggarakan pemilihan secara benar, baik, proporsional, berintegritas, imparsial nonpartisan,” tuturnya.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here