Pemkab-DPRD Putuskan Proyek Jalan Tanjung Bungsu Distop

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy bersama Anggota Komisi II DPRD ketika meninjau proyek jalan di Tanjung Bungsu.

MEDAKONEWS.CO.ID, Lingga– Proyek jalan di Tanjung Bungsu, Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, distop.

Keputusan ini diambil setelah Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Paweloy bersama Anggota Komisi II DPRD meninjau proyek senilai Rp3,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut.

Neko mengatakan penghentian sementara pengerjaan proyek dikarenakan ditemukan sejumlah fakta yang baru terungkap dan beberapa kelalain. Sayangnya tidak ada penjelasan rinci soal “fakta yang baru terungkap” itu.

Wakil Bupati hanya menegaskan bahwa temuannya ketika meninjau proyek pukulan bagi pemerintah daerah. “Kita akui kita kecolongan,” katanya.

Neko mengaku telah meminta klarifikasi kepada konsultan proyek dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) selaku pelaksana kegiatan.

Pemkab dan Komisi II bahkan langsung menggelar rapat membahas proyek jalan ini. Dinas PUPR dihadirkan. Yang mengherankan, antara lain, dinas itu tidak bisa menunjukkan adendum perpanjangan pengerjaan ketika diminta.

“Sehingga kami selaku pemerintah daerah, dalam rapat bersama tadi, merekomendasikan proyek dihentikan sementara,” ucap Neko.

Kesepakatan bersama penghentian pengerjaan dipandang jalan terbaik guna memaksimalkan kegiatan pembangunan.

Neko berharap ke depan masyarakat, termasuk media, berpartisipasi aktif mengawasi proyek yang ada di Kabupaten Lingga. “Agar pembangunan berjalan maksimal dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Reporter: J.Naim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here