Tanjungriau Mulai Ditata, Warga Bersyukur Bakal Ketiban Multiplier Effect

0
100

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Masyarakat Kampung Tua Tanjungriau berterima kasih kepada Pemerintah Kota Batam, karena telah memperjuangkan kampung ini agar tertata dan juga bersertifikat hak milik.

Ungkapan tersebut mereka sampaikan kepada Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat menghadiri pertemuan dengan warga dan tokoh masyarakat setempat usai meninjau pembangunan proyek penataan Kampung Tua Tanjungriau, Selasa siang, 27 Oktober 2020.

Warga memang harus bersyukur. Sebab dari 37 lokasi kampung tua di Kota Batam, warga Tanjungriau-lah yang pertama kali menerima. Gratis.

Ditambah lagi, kampung tua yang berada di Kecamatan Sekupang itu mendapat anugerah program penataan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Desainnya sangat menawan, sehingga kampung tua ini indah bagaikan resort. Tentu saja ini akan menjadi destinasi wisata baru yang ujungnya menumbuhkan potensi bisnis pada warga setempat. Selain itu harga tanah juga akan terkerek naik.

“𝘭𝘢`𝘪𝘯 𝘴𝘺𝘢𝘬𝘢𝘳𝘵𝘶𝘮 𝘭𝘢`𝘢𝘻𝘪𝘪𝘥𝘢𝘯𝘯𝘢𝘬𝘶𝘮 𝘸𝘢 𝘭𝘢`𝘪𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘧𝘢𝘳𝘵𝘶𝘮 𝘪𝘯𝘯𝘢 ‘𝘢𝘥𝘻𝘢𝘢𝘣𝘪𝘪 𝘭𝘢𝘴𝘺𝘢𝘥𝘪𝘪𝘥. Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat,” kata Jefridin saat memberi sambutan.

Kalimat itu ia kutip dari Alquran Surat Ibrahim ayat 7. Ayat ini merupakan salah satu janji Allah SWT kepada seluruh hamba-Nya yang selalu bersyukur.

Ditemani Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Eryudhi Apriadi dan unsur pimpinan Kecamatan dan kelurahan Sekupang, Jefridin minta agar masyarakat mendukung penuh program penataan kampung tua ini.

“Kalau penataan itu sudah selesai, di sini akan jadi magnet. Jadi gula yang akan menyedot wisatawan,” jelasnya.

Bila wisatawan datang, lanjut suami Hj Hariyanti Jefridin itu, maka multiplier effect-nya akan dirasa masyarakat sekitar. Usaha kecil menengah pun akan tumbuh subur.

“Minimal, teh obeng (es teh) ini akan laku. Minimal ya. Rumah makan ini pun akan banyak pelanggannya,” jelasnya sambil mengangkat es teh yang ia minum.

Kebetulan pertemuan tersebut digelar di rumah makan penduduk setempat.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here