Warga Kepri yang Masuk Batam Tak Wajib Tes Covid, Tapi…

0
237

MEDAKONEWS.CO.ID, Batam- Pemerintah Kota Batam memastikan tidak mewajibkan rapid diagnostic test (RDT) virus corona (Covid-19) bagi masyarakat kabupaten/kota di Provinsi Kepri yang akan masuk ke Batam.

“Tapi diimbau agar mematuhi protokol kesehatan yang selama ini diterapkan,” kata Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), Selasa, 9 Juni 2020.

Masyarakat yang ber-KTP wilayah Provinsi Kepri, menurutnya, juga tidak perlu melampirikan hasil RDT virus Corona. Tapi kebijakan tersebut tidak berlaku jika masyarakat sebelumnya pernah ke luar provinsi.

“(Jadi) kalau dari Tanjungpinang mau ke Batam atau dari Karimun mau ke Batam tidak wajib rapid tes,” kata Rudi.

Dijelaskan bahwa masyarakat wajib melakukan RDT jika hendak ingin ke luar provinsi Kepri dengan menggunakan transportasi udara.

Hal itu, ujar Rudi, berlaku di seluruh Indonesia, bahwa masyarakat wajib melakukan RDT sebelum menggunakan pesawat terbang.

“Kalau mau ke luar provinsi apalagi menggunakan pesawat, wajib melakukan RDT. Tapi kalau hanya antar kabupaten/kota di Kepri dan tidak melalui peswat saya kira tidak perlu,” katanya.

Kendati demikian, diimbau kepada siapapun yang ingin masuk ke Batam harus mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, jaga jarak dan juga rajin mencuci tangan dengan sabun serta air yang mengalir. Hal itu wajib dilakukan oleh semua masyarakat yang ada di Batam.

Suami Hj Marlin Agustina (HMA) ini menjelaskan bahwa protokol harus dilakukan untuk menjaga diri masing-masing agar tidak tertular ataupun juga menularkan ke orang lain.

“Kita harus komitmen bersama menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tutur Rudi.

Reporter: Umi Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here